9 Cara Merawat Anjing agar Tetap Sehat Dan Ceria
Anonymous
10 min read | 3 Mar 2023
1. Berikan Makan yang Bernutrisi
Cara merawat anak anjing hingga dewasa adalah dengan memberikan makanan yang tepat. Tujuannya agar perkembangan hewan dapat sesuai dengan usianya.
Makanan yang sehat saja tidaklah cukup. Kamu harus memberikan makanan dengan intensitas yang sesuai usianya.
Adapun intensitas memberi makan anjing dilansir dari American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA) adalah sebagai berikut:
Anak anjing berusia 8-12 minggu membutuhkan makan 4 kali sehari
Anak anjing berusia 3-6 bulan membutuhkan makan 3 kali sehari
Anak anjing berusia 6-12 bulan membutuhkan makan 2 kali sehari
Anjing berusia 1 tahun ke atas biasanya cukup makan 1 kali sehari
Untuk beberapa anjing, yang rentan kembung, beri makan 2 kali sehari dalam porsi kecil
Berikan anjing makanan yang bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Misalnya dengan memperhatikan protein, lemak, vitamin, dan mineralnya.
Kamu dapat membeli makanan khusus anjing dengan kualitas premium yang menyediakan diet seimbang di toko hewan.
Hindari memberikan makanan manusia kepada anjing. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan vitamin dan mineral yang memicu masalah tulang dan gigi. Nantinya anjing juga menjadi lebih pilih-pilih makanan.
Selain makanan, pastikan kamu menyediakan air bersih dan segar untuk minum anjing. Bersihkan pula piring makanan anjing secara rutin.
Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Anjing Peliharaan Sakit yang Perlu Kamu Tahu
2. Ajak Anjing Latihan Fisik
Anjing membutuhkan olahraga untuk membakar kalori dan merangsang pikiran mereka agar tetap sehat. Olahraga fisik ini cenderung membantu anjing menghilangkan rasa bosan. Dengan demikian, anjing tidak stres, lebih patuh, dan terarah.
Akan tetapi, kebutuhan latihan tiap anjing bervariasi tergantung ras, jenis kelamin, usia, dan tingkat kesehatan. Oleh karena itu, permainan yang diawasi sesuai dengan kebutuhan anjing akan sangat menyenangkan baginya.
JIka anjing atau anak anjing kelelahan, cobalah untuk menggendongnya. Untuk menggendong anak anjing atau anjing kecil, letakkan satu tangan di bawah dada anjing, dengan lengan bawah atau tangan lainnya menopang kaki belakang dan pantat.
Jangan pernah mencoba mengangkat atau memegang anak anjing atau anjing kecil kamu dengan kaki depan, ekor, atau leher belakang. Jika kamu memang harus mengangkat anjing besar, angkat dari bawah, dukung dadanya dengan satu tangan dan ujung belakangnya dengan tangan lainnya.
3. Ajak Anjing Berjalan Setiap Hari
Jalan-jalan dengan anjing merupakan bagian penting dari rutinitas latihan dan sosialisasi anjing. Setiap anjing biasanya memerlukan waktu yang teratur untuk berjalan.
Durasi idealnya akan tergantung dengan kebutuhan masing-masing anjing. Sebab, ada anjing yang butuh jalan pendek untuk sekadar refreshing dan ada yang butuh jalan panjang untuk membakar energi mereka.
Kegiatan jalan bersama anjing di luar rumah membantu melatih anjing menghadapi ketakutan. Akan tetapi, pastikan kamu menggunakan tali anjing untuk tetap menjaga keamanannya.
Sebab, anjing dapat lepas kendali jika berada lingkungan yang kurang nyaman baginya. Kamu dapat mengajak anjing bermain ke taman anjing untuk bersosialisasi tanpa mengganggu anjing lain.
Artikel Lainnya: 10 Ciri-Ciri Anjing Stres yang Perlu Kamu Ketahui
4. Sediakan Tempat Istirahat
Anjing membutuhkan tempat tinggal yang hangat dan tenang untuk beristirahat. Berikan anjing tempat tidur, selimut, dan bantal yang hangat dan bersih. Hal ini akan membantunya tidur lebih nyenyak.
Saat memilih anjing sebagai hewan peliharaan, pastikan ia memiliki akses ke tempat teduh dan banyak air dingin dalam cuaca panas. Selain itu, anjing juga perlu tempat berlindung yang hangat, kering, dan tertutup saat cuaca dingin.